5 Penemuan Terbaru yang Akan Mengubah Dunia

5 Penemuan Terbaru yang Akan Mengubah Dunia

penemuan terbaru

Perkembangan dunia ini tidak lepas dari semakin berkembangnya teknologi yang di ciptakan oleh manusia. banyak sekali penemuan-penemuan yang di ciptakan oleh para ilmuan dan profesor yang dapat merubah dunia ini, mulai dari sains, kedokteran, antariksa.
Penemuan-penemuan ini tentunya membawa hasil yang berbeda-beda ada yang memiliki manfaat baik dan juga ada yang berdampak buruk untuk manusia dan juga makhluk lainya. sehingga membuat perubahan yang begitu besar dari masa kemasa.

berikut 5 Penemuan Terbaru yang Akan Mengubah Dunia di masa depan :


1. Penemuan Satelit Teringan 


Rifath Shaarook, remaja 18 tahun asal India yang memiliki ayah seorang ilmuan luar angkasa membuat dirinya menjadi tertarik juga tentang luar angkasa namun sayang Ayah Sharook meninggal ketika dia masih duduk di bangku sekolah.
Meski tanpa pendampingan sang ayah, tapi minat Shaarook terhadap ruang angkasa masih terus berkembang. Sebagai remaja dia bergabung dengan Space Kidz India, sebuah organisasi yang berdedikasi untuk mendidik anak-anak muda yang punya renjana (passion) pada teknologi.
Dia membentuk sebua tim yang beranggotakan empat orang , dia bertujuan untuk mendedikadikan waktu selama empat tahun untuk membuat sebuah satelit, Dengan bobot hanya 64 gram, berat satelit itu hampir sama dengan baterai besar. Pada dasarnya satelit itu berwujud kubus berukuran 3,8 sentimeter yang terbuat dari plastik cetakan 3D, diperkuat dengan serat karbon. Satelit itu berisi beberapa sensor yang berbeda, termasuk untuk mengukur temperatur, daya magnet, ketinggian, dan setiap tekanan pada struktur ketika meluncur ke luar angkasa. KalamSat juga memiliki sumber tenaga sendiri dan sebuah komputer kecil, untuk menghidupkan seluruh sensor di momen yang tepat dan menyimpan data-data.


2. Penemuan Alat Deteksi Dini Kanker 


Remaja asal Meksiko yang berusia 18 tahun mempunyai seorang ibu yang mengidap penyakit kanker payudara, dengan melihat keadaan ibunya ian berniat untuk melindungi keluarganya dan juga bertekat untuk melindungi semua orang dengan membuat sebuah alat pendeteksi dini penyaki kanker guna mencegah terjadinya kematian.
Bersama dengan tiga temannya, dia membentuk perusahaan Higia Technologies, yang mengembangkan alat yang dapat dipakai yang dapat mendeteksi tanda-tanda kanker sejak dini. Purwarupa bra EVA berisi sensor yang dapat dilekatkan pada bra normal.
Bra ini hanya perlu digunakan selama satu jam saja setiap pekannya untuk dapat bekerja. Perangkat ini dirancang untuk melihat perubahan temperatur kulit dan elastisitas, yang diketahui sebagai tanda dari penyakit kanker payudara. Setelah setiap penggunaan, data dikirimkan ke aplikasi perusahaan. Selanjutnya, algoritma intelijen buatan menggunakannya untuk menghitung risiko orang tersebut.
Alat tersebut telah mendatangkan kucuran dana sebesar Rp 275,4 juta dengan memenangkan Global Student Entrepreneur Awards. Sayangnya, angka ini masih jauh untuk dapat memproduksi bra tersebut secara massal. Apalagi, alat tersebut belum melalui uji coba klinis dan teknologi yang sama di masa lalu telah terbukti tidak dapat diandalkan. Bagaimanapun, jika proyek tersebut berhasil, alat ini akan membantu menyelamatkan jutaan nyawa. Hampir 1,7 juta kasus baru kanker payudara didiagnosa pada 2012 dan pada tahun yang sama, menyebabkan lebih dari setengah juta kematian.

Berita unik dan menarik Terbaru 

3. Beachon (Alat Pengalir Listrik Antar Negara Melalui Laut)

penemuan terbaru

Hannah Herbst, 17 tahun, Florida. Herbst terinspirasi untuk menemukan sesuatu pada usia 15 tahun. Hal ini mulai terpikirkan olehnya ketika sahabat penanya yang berusia sembilan tahun dan tinggal di Ethiopia tidak memiliki akses listrik. Kondisi ini sebelumnya telah banyak terjadi dan bukan sesuatu yang mengejutkan. Sebagi informasi, ada sebanyak 1,3 juta orang yang hari ini hidup tanpa listrik. 

Prihatin dengan keadaan tersebut, Herbst kemudian mengemukakan sebuah alat yang dia namai Beacon. Alat ini mengalirkan akses listrik ke negara-negara melalui energi lautan yang menangkap energi secara langsung dari gelombang laut. 
Pemikiran Herbst didasari oleh kenyataan bahwa populasi manusia cenderung menetap di sekeliling kumpulan air. Sekitar 40 persen dari penduduk dunia tinggal dalam radius 10 kilometer dari pantai dan hanya 10 persen tinggal 10 kilometer lebih jauh dari sumber air tawar yang tak perlu digali, seperti sungai atau danau. Teknologi ini terdiri dari sebuah tabung plastik berongga, dengan baling-baling di satu ujung dan generator hidroelektrik di sisi lainnya. Energi pasang surut mendorong baling-baling, mengubahnya menjadi energi yang dapat digunakan oleh generator. Setelah merancang sebuah purwarupa turbin menggunakan model komputer, Herbst mencetaknya dari cetakan 3D dan mengujinya pada sebuah jalur laut. Berdasarkan perhitungan Herbst, jika skala desainnya diperbesar, Beacon dapat mengisi tiga baterai mobil secara simultan dalam waktu satu jam.
Dia juga memperhitungkan bahwa energi yang dihasilkan dapat digunakan untuk memberi daya pada teknologi pemurnian air atau mesin pemisah sel darah di rumah sakit di negara berkembang. Penemuan ini memenangkan penghargaan Discovery Education 3M Young Scientist Challenge pada 2015 dan berbagai penghargaan lain. Herbst saat ini tengah melanjutkan studi mesin komputer sembari menyelesaikan sekolah menengahnya.


4. Aplikasi Bencana


Aplikasi ini bernama Gotro, seorang dosen dari UGM meluncurkan sebuah penemuan untuk menghadapi bencana alam yang sewaktu-waktu bisa terjadi di tanah air. Pertama, aplikasi mobile Gotro yang menginformasikan kondisi posko pengungsi korban bencana. Kedua, sistem peringatan dini longsor bernama Sipendil.
Gotro merupakan kependekan dari Gotong Royong. Sesuai namanya terobosan baru sistem informasi kebencanaan ini memberikan beragam keterangan pengungsi, meliputi usia, jenis kelamin, kondisi, dan jumlah pengungsi. Aplikasi ini juga berisi informasi seperti kebutuhan logistik, tenaga kesehatan dan psikologi, serta donasi.
Gotro dikembangkan dengan tiga sub sistem, yakni Gotro Relawan, Admin, dan Masyarakat. Cara kerja aplikasi ini berawal dari pemutakhiran laporan kondisi posko bencana dari relawan melalui aplikasi Gotro Relawan. Sistem admin memverifikasi laporan itu, sedangkan masyarakat yang mengunduh aplikasi ini bisa memperoleh notifikasi dan jenis bantuan yang dikirim.

5. Teknologi Pengedit Gen (CRISPR)

penemuan terbaru

Perangkat pengedit gen baru memungkinkan ilmuwan menyaring DNA dari sel hidup - yang berasal dari tumbuhan, binatang bahkan manusia lebih akurat dari sebelumnya.

Sampai saat ini, pencapaian ini mungkin memang masih terbatas pada hasil penelitian di laboratorium saja, namun para ilmuwan berhasil menggunakan alat pengedit gen CRISPR untuk memperbaiki gen penyebab penyakit pada embrio manusia dengan aman. Para peneliti menyuntikkan sel telur manusia dengan sperma dari pasien yang memiliki gangguan jantung bawaan pada saat bersamaan saat mereka mengirimkan sperma versi CRISPR yang sudah diprogram untuk menemukan gen tersebut dan membuangnya.
Teknik baru, yang berfokus pada intervensi dini ini, sukses dan suatu hari nanti memungkinkan ilmuwan untuk menghapus penyakit tertentu dari garis keturunan keluarga.
Dengan 5 Penemuan Terbaru yang Akan Mengubah Dunia ini, kita akan bisa merasakan manfaatnya nanti di masa depan, dan tentunya demi kebaikan pasti semua akan berusaha membuat penemuan yang bermanfaat baik.

BERIKAN KOMENTAR ()